Mei 30, 2018

Perjalanan Panjang ke Selçuk, Turki

Selesai mengucap salam perpisahan kepada Ike, Bang Oka, dan Zaki, kami masuk ke Dubai International Airport. Karena sudah ada boarding pass, tinggal jalan ke imigrasi, lalu pengecekan barang bawaan kabin pesawat, baru bisa masuk ruang tunggu. Kayaknya prosesnya terlalu cepat. Maunya kami ke bandara agak mepet waktu boarding aja biar bisa lebih lama jalan-jalan di kota Dubai.

Selagi menunggu boarding, saya jalan-jalan sekitar pertokoan Duty Free di bandara. Kalian tau, barang-barang disini udah nggak ada pajak, diskonnya gede pulak😍. Jadilah saya belanja lagi. Duh, belom sampai ke Turki aja barang belanjaan udah banyak. Daripada tergoda lebih jauh, saya dan keluarga langsung masuk ke ruang tunggu dimana nggak ada lagi toko-toko untuk belanja. Oh ya, kalian nggak akan mendengar adanya panggilan boarding di bandara Dubai. Di boarding pass Emirates, sudah di tulis kalau Dubai is a quite airport, jadi harus inisiatif sendiri kalau udah waktunya mau boarding, jangan jauh-jauh dari gate. Pukul 13.30, kami pun boarding. Kali ini pesawatnya nggak segede yang dari Kuala Lumpur ke Dubai, tapi tetap mewah dan full entertainment.

Karena ngantuk, sepanjang jalan ke Istanbul saya tidur. Sempat terbangun karena turbulensi parah banget sampai para penumpang pesawat jadi teriak. Saya hanya bisa berdoa dalam hati, lalu tidur lagi. Ngantuk tak tertahankan karena semalem asyik mengobrol dengan Ike dan nggak tidur. Penerbangan dari Dubai ke Istanbul memakan waktu 4 jam 30 menit dan hampir sepanjang jalan saya tidur. Jadi nggak terasa di pesawat. Cuma bangun untuk makan, lalu tidur lagi. Alhamdulillah akhirnya mendarat dengan selamat di Istanbul pukul 18.00 waktu setempat.
Ataturk Airport
Kami turun dari pesawat, berjalan di koridor garbarata, masuk bandara dan menuju imigrasi. Antriannya lumayan panjang, tapi petugasnya banyak. Jadi nggak begitu lama mengantri. Karena kami sudah mengurus E-Visa, tinggal tunjukin aja hasil print out, lalu passpor langsung di stempel. Gampang banget deh. Pas di Dubai juga gitu. Kalau udah punya Visa langsung di stempel dan nggak akan dipersulit sama sekali.

Udara dingin mulai terasa ketika mengambil bagasi. Ntah dinginnya AC atau memang kota Istanbul yang dingin. Setelah semua bagasi komplit, dari Terminal International kami berjalan menuju Terminal Domestik karena harus cek in penerbangan ke Izmir menggunakan pesawat Atlas Global. Sebelumnya sempat beli SIM Card seharga 200 TRY atau sekitar 660 ribu rupiah dan ternyata nggak bisa dipakai😭. Padahal punya Willy bisa dipakai, eh punya saya nggak. SIM Cardnya rusak nih. Mau protes tapi jalan balik ke Terminal Internasional agak jauh. Setelah beli SIM Card, kami ke konter maskapai Atlas Global. Proses cek in berjalan lancar, lalu kami lanjut duduk di ruang tunggu. Waktu terasa cepat berlalu karena baru duduk sebentar sudah ada panggilan boarding. Kami pun boarding. Penerbangan dari Istanbul ke Izmir memakan waktu satu jam. Di pesawat juga dibagikan sandwich yang cukup untuk makan malam karena porsinya lumayan gede dan juga teh. Ntah kenapa teh Turki pahit banget sampai 4 gula sachet saya masukkan masih belum begitu manis😖.

Alhamdulillah tiba di Izmir pada pukul 22.30. Kami mengambil bagasi lalu keluar bandara dan mencari agen mini bus yang sudah kami booking secara online menuju Selçuk. Udara Izmir mulai dingin menusuk. Saya dan keluarga jadi harus memakai jaket thermal apalagi menunggu minibus diluar bandara. Tidak lama menunggu, pukul 23.30 minibus datang dan kami semua naik. Perjalanan dari bandara Izmir menuju Selçuk memakan waktu 1 jam dan saya tertidur sangat nyenyak. Saking nyenyaknya, saya bahkan merasa perjalanan hanya kami tempuh selama 1 menit saja. Pas bangun kita udah sampai di depan sebuah bangunan yang kata Willy udah deket ke hotel.

Kami kemudian turun, lalu Willy menyalakan Google Maps. Kadang Google Maps suka kacau arahnya dan kami malah nyasar. Udah nyebrang, jalan sedikit, tetap belum menemukan hotel yang dicari. Jadilah bertanya pada orang lokal dimana Nicea Hotel, eh ternyata cuma 50 meter dari tempat kami turun tadi. Jadi balik lagi deh. Kebayang tengah malam jalan-jalan sekeluarga di negeri orang. Kami cek in hotel dan mendapat kamar di lantai 1. Rasanya lelah banget tapi alhamdulillah sampai juga ke Turki. Saya cuci muka, sikat gigi, lalu tidur (lagi) dengan nyenyak😴.

Nanti akan saya tuliskan lanjutannya ya. Sampai jumpa!
Reactions:

0 comments:

Follow me

My Trip