Juni 23, 2018

Idul Fitri 1439 H

Setelah 12 hari nggak nge-blog, akhirnya bisa menyempatkan diri juga untuk menulis. Saya mengira pulang ke Aceh bisa menyelesaikan postingan tentang Turki. Kenyataannya hanya bisa menuliskan 4 postingan saja. Mau dikebut juga nggak mungkin karena saya nggak mau nanti tulisannya jadi asal-asalan. Apalagi menulis tentang Turki saya lakukan sambil riset agar informasi yang dituliskan semuanya benar dan bisa menjadi acuan kalian kalau mau jalan-jalan ke Turki.
Dari dalam Masjid Raya Baiturrahman
3 minggu di Aceh sepertinya kurang lama buat saya. Saya menghabiskan beberapa hari di Banda Aceh untuk menemani adik-adik dan keponakan yang mau jalan-jalan. Setelah itu saya pulang ke kota Matang dan tinggal berdua saja dengan Mama sampai seminggu lebih. Kerjaan di rumah nggak terlalu banyak. Palingan nyapu, ngepel, nyuci piring, nyuci baju, yang biasa saya sering lakukan. Sisanya hanya melanjutkan pekerjaan kantor yang dibawa pulang dan ngeblog. Menjelang buka puasa, saya tinggal jalan kaki saja untuk membeli makanan dan minuman yang harganya sangat murah. Kue-kue hanya Rp. 500, air tebu Rp. 2500, air kelapa 1 buah Rp. 6000, atau rujak Aceh Rp. 5000. Saya merasa kaya-raya dengan harga makanan semurah ini. Uang Rp. 100,000 yang saya taruh di meja, cukup untuk beli makanan berbuka puasa selama seminggu lebih, bahkan masih ada sisanya😝.
Tampak depan
Beberapa hari menjelang Lebaran, abang, kakak, adik-adik, beserta para keponakan pada pulang. Rumah mulai rame dan acara beberes rumah jadi lebih sering. Nyapu lantai bisa tiap saat dan ngepel tiap hari. Maklumlah, keponakan masih pada kecil, jadi kalau makan sering berserakan kemana-mana. Ditambah acara bikin kue lebaran yang terkadang sampai tengah malam. Besoknya pagi buta harus bangun sahur dan pernah saya nggak tidur lagi hanya untuk menunggu daging sapi yang mau diantar ke rumah.


Masjid raya
Kegiatan masak-memasak untuk Lebaran dan juga untuk acara silaturahmi keluarga besar sangat menguras tenaga. Keluarga saya secara bergantian jatuh sakit. Dimulai dari Mama yang demam tinggi, Achmad yang flu ringan, Yuni batuk-batuk, Irsyad demam, dan saya terakhir flu. Udah lama saya nggak flu dimana bersin-bersinnya menghabiskanya setengah kotak tissue😵. Cuaca di Aceh yang super duper panas😖 dan selama saya disana hanya sekali hujan (ditambah badai), memang mempengaruhi imunitas tubuh. Belum lagi tamu yang sangat ramai, keponakan yang loncat sana-sini, silaturahmi ke rumah tetangga di siang bolong yang mengakibatkan baju lebaran basah karena keringat, cukup membuat kondisi tubuh drop.
Dari dalam mesjid
Tapi saya bahagia😊😊😊. Bahagia karena bisa bantuin Mama masak untuk lebaran dimana tugas saya adalah cincang-mencingcang segala macam sayuran dan buah, lalu kupas-mengupas kentang yang berkilo-kilo banyaknya. Ditambah selesai acara harus mencuci piring segunung. Mana banyak panci dan wajan berukuran raksasa. Berbeda banget selama saya di Jakarta yang kalau mau bikin acara tinggal catering, nggak ribet, dan nggak usah cuci piring. Tamu yang datang ke rumah juga nggak sebayak di Aceh. Makanya saya senang suasana Lebaran yang kental di Aceh dan saya selalu berusaha untuk pulang dan berlama-lama disana.
Silaturahmi keluarga besar Ismail
Walaupun bulan puasa kemaren menurunkan berat badan saya sebanyak 3 kg dan belum naik lagi nih padahal udah melahap banyak makanan selama Lebaran, saya senang banget Ramadhan dan Idul Fitri kali ini. Memang belum berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an karena hanya mampu 'ngebut sampai juz 26 saja, utang puasa yang banyak sekali (karena menstruasi yang dapat dua kali), bisa pindah ke kantor baru, dan saya merasa Ramadhan tahun ini Alhamdulillah bisa lebih fokus beribadah. 

"Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan (amal) dari kalian, puasa kami dan puasa kalian. Dan Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah)."

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa ja’alna minal ‘aidin wal faizin
تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ صِيَمَنَا وَ صِيَمَكُمْ وَجْعَلْنَا مِنَ الْعَائِدِين وَالْفَائِزِين

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Selamat Lebaran
Foto Masjid Raya Baiturrahman saya ambil menggunakan GoPro 6 Black Edition. Masjid yang satu ini adalah landmark paling fotogenik seantero Aceh, makanya saya ingin mengambil gambarnya menggunakan GoPro.

Baju lebaran : lenkamoslemwear
Hijab : Kivitz
Shoes : Pedro
Reactions:

0 comments:

Follow me

My Trip