Juli 30, 2019

Menjelajah Flores

Setelah beristirahat selama beberapa hari, akhirnya tibalah saatnya untuk memposting cerita perjalanan saya selama di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama Rancupid Travel. Perjalanan kali ini merupakan survey yang dilakukan perusahaan Rancupid untuk membuktikan kalau Flores itu indah, orangnya baik-baik, dan nggak mahal. Yang mahal mungkin cuma tiket pesawat. Tapi baru-baru ini tiket pesawat turun semuanya, bahkan Citilink ke Labuan Bajo hanya 900rb (harga promo). Kapan lagi ke NTT dengan harga murah. Yuk keliling Indonesia!

Baiklah, cerita perjalanan akan saya tuliskan dengan lengkap satu demi satu di postingan terpisah. Kalau sekarang mau posting foto-fotonya dulu ya. Mari disimak!

This is my trip to Flores Island, East Nusa Tenggara, Indonesia, with Rancupid Travel. I have been wondering when I can visit this beautiful island and seeing Komodo dragon as a part of 7 wonder of nature in the world. And now, my dream came true. I will post the stories on the next blog posts, and on this article, enjoy the photos~~
Waerebo
Kumpulan rumah adat
Menggunakan kain khas Flores (wearing Traditional hang-woven)
Kongkow di depan rumah adat
Sawah berbentuk jaring laba-laba
Setelah mendaki terus
Berkabut dan kedinginan di Gunung Wolobobo
Selamat datang di Kampung Bena
Jangan lupa bagi-bagi permen kalau main kesini ya!
Pantai Batu Biru (Blue Stone Beach)
Danau 3 Warna Kelimutu (Kelimutu 3 Colors Lake)
Alhamdulillah bisa kesini
Mari berlayaarrr⛵
Berpose diatas kapal (Let's sail!)
Pulau Kelor
Pulau Komodo (seremmmm) - Komodo dragon
Matahari terbenam di Pulau Kalong
Kalong pulang petang (Sunset and the bats going home)
Pulau Padar
Ikan di Manjarite
Pantai Pink (Pink Beach)
Serpihan terumbu karang merah yang membuat pantai jadi pink
Pulau Taka Makasar
Seafood Everywhere
Belajar Milky Way di Labuan Bajo
Memotret bintang
Goa Rangko
Ditunggu cerita serunya! ☺️

Juli 28, 2019

Kontrol Gigi Setelah Liburan

Postingan dan kegiatan pertama setelah pulang dari Labuan Bajo adalah kontrol gigi. Warna karet gigi sudah menguning, sapphire ada yang yang retak satu biji, dan saya merasa gigi miring-miring. Saya ceritakan semua keluhan ketika kontrol ke dokter, termasuk gigi pojok sebelah kanan malah gantian yang sakit (sebelah kiri sudah di operasi).

Hari itu kontrol gigi saya berlangsung lebih lama dari biasanya. Selain karena pengecekan gigi yang agak miring, celah gigi, dan geraham belakang masih mau ditarik ke depan. Belum lagi akibat sapphire behel pecah, menimbulkan kemiringan dan untuk mengembalikan kembali kondisi gigi seperti sepula dibutuhkan kawat tambahan untuk ditarik ke kiri dan ke kanan. Ditambah lagi harus pakai karet elastis untuk membantu memajukan geraham atas ke depan.

Orthodentist juga melilitkan kawat pada gigi depan-atas agar rapat semuanya. Hal ini berdampak gigi dan gusi saya jadi ngilu satu mulut😖😖😖. Duh, mau ngunyah pakai geraham ngilu, pakai gigi seri juga ngilu, seluruh gigi jadi kehilangan power. Dokter juga menyarankan untuk tidak terlalu sering mengunyah disebelah kanan agar sapphirenya nggak gampang retak (udah 3 kali retak soalnya). Dan nggak boleh makan yang terlalu keras atau renyah, nanti malah memicu keretakan lagi.
Gigi bawah agak miring, tapi kalau dilihat langsung lurus kok
Setelah dari dokter, saya makan siang dulu di warung Padang. Duh, rasa ngilunya mulai terasa. Makan ayam goreng serasa makan batu karena nggak bisa mengunyah. Besoknya saya dikasih coklat dan saya nggak bisa memotongnya dengan gigi. Oh tidak! Jadi di emut aja coklatnya di mulut sampai cair sendiri😓.

Jadilah selama seminggu ini saya makan telur atau lauk yang di gulai, agar lebih behel-friendly. Sayangnya kalau kebanyakan makan gulai nanti kolesterol dan kawat gigi gampang menguning. Hufff, jadi serba salah. Semoga proses perawatan gigi ini cepat berakhir. Aminn!

Kontrol Saphire Orthodentist Rp. 275,000
Service Charge Rp. 25,000
Karet elastis Rp. 60,000
Bracket Sapphire Rp. 100,000
Total Rp. 460,000

Follow me

My Trip