Oktober 07, 2019

Sailing Komodo Part 3 : Pulau Kalong

Hari sudah sore ketika kita selesai menikmati pesona Komodo sebagai salah satu hewan eksotis asli Indonesia. Pengalaman melihat Komodo secara langsung sangat menakjubkan. Bayangkan, kalian seperti melihat biawak dengan panjang lebih dari 2 meter😱😱, berjalan-jalan sambil menjulurkan lidah. Seram sih, tapi seruuu!

Destinasi berikutnya adalah Pulau Kalong yang merupakan salah satu pulau kecil di Taman Nasional Komodo. Pulau yang dipenuhi tumbuhan Bakau ini terletak di antara pulau Rinca dan pulau Papagarang. Masyarakat lokal menyebutnya Pulau Kalong, karena pulau ini dihuni jutaan burung kalong (kelelawar). Jarak tempuh antara Pulau Rinca ke Pulau Kalong tidak begitu jauh, tapi saya lupa berapa lama persisnya. Sambil mengobrol seru dengan teman-teman, tanpa terasa kami sudah sampai ke pulau ini.

Pulau Kalong adalah salah satu tempat terindah di nusantara untuk menikmati matahari tenggelam. Mungkin kalian sudah biasa menikmati sunset di pantai atau gunung, kan? Saya yakin kalau kalian belum pernah melihat pemandangan jutaan Kalong menghiasi langit pink ketika matahari tenggelam. Masya Allah indahnya😍😍😍. 
Matahari mulai tenggelam
Kata Viro (guide), kalong-kalong tersebut bakalan keluar dari Pulau sekitar pukul 6 sore. Sambil menunggu, kami mengambil beberapa foto matahari dengan berbagai macam pose. Sekalian memancangkan tripod untuk bersiap menikmati keindahan alam yang akan datang sebentar lagi.
Bersiap
Pose sejuta umat kalau melihat matahari tenggelam
Tepat pukul 6 sore, mulai satu demi satu Kalong keluar dari Pulau, lalu puluhan, ratusan, dan ribuan Kalong pun memenuhi langit senja. Subhanallah indahnya😱😱😱! Saya takjub, terdiam seribu bahasa, seraya menikmati keindahan ciptaan Allah subhanahu wata'ala yang begitu memukau. Seumur hidup saya, mungkin ini adalah sunset terindah yang pernah saya lihat sendiri. Ditambah pemandangan kapal-kapal yang berhenti di laut, membuat suasana jadi lebih indah. Alhamdulillah bisa diberikan kesempatan menikmati pemandangan ini.
Kalong-kalong beterbangan di langit senja
Memenuhi langit
Semakin banyak
Semakin banyak lagi
Hari semakin gelap
Setelah langit gelap sepenuhnya, maka kami pun menyudahi untuk melihat pemandangan Kalong. Kalau mau menunggu sampai habis total kalongnya, mungkin bisa sampai jam 8 malam. Lagian, langit sudah gelap gulita, sehingga kita tidak bisa melihat apa pun selain bintang berkelap-kelip dan bulan yang bersinar terang.

Malam ini kami akan menginap di kapal. Viro bilang, agar ombak di laut tidak terlalu tinggi, maka kita harus bermalam di Pulau Padar. Kapal pun akhirnya berangkat menuju Pulau Padar yang akan saya ceritakan di postingan berikutnya. Tulisan tentang Pulau Kalong ini memang singkat karena saya ingin fokus pada keindahan pemandangan Kalong di waktu matahari terbenam.

Nanti postingan tentang Pulau Padar bakalan 'agak' panjang karena saya akan bercerita tentang malam ketika menginap sampai keesokan harinya. Sampai jumpa!
Reactions:

0 comments:

Follow me

My Trip