November 03, 2019

Yuk Ekspor Produk Lokal ke Amerika Via Amazon.com

Salah satu keinginan saya dari dulu adalah bisa berjualan di luar negri. Semenjak berbisnis di Amazon, banyak sekali produk yang saya riset sangat laku di pasar Amerika apalagi barang hasil kerajinan tangan yang unik. Di tahun 2016, sempat membeli beberapa batik di Pekalongan, Wayang dari Jogja, Songket dari Surabaya, lalu saya kirimkan ke Amazon Warehouse via Pos Indonesia untuk dijual dengan cara Fulfilment by Amazon. Yang menakjubkan, mukenah yang saya beli Rp. 90,000 bisa laku di pasar US seharga $44.99. Terdengar untung besar? Betul. Tapi tunggu dulu...

Mengirimkan barang ke Amerika via Pos membutuhkan biaya sangat besar. Kalau dihitung-hitung, ongkos kirim perbarang pada tahun 2016 sekitar Rp. 200rban. Belum lagi biaya gudang yang harus terus dibayarkan, harus diperhitungkan dari awal kalau memang mau untung. Tapi balik lagi, seandainya bisa menurunkan ongkos kirim saja, mungkin bisa meringankan beban biaya yang lain.

Sampai di tahun 2019, Allah SWT memberikan jalan untuk berkolaborasi. Dimulai dari ide Khanti yang dengan cepat mendekati orang-orang yang merupakan para 'jagoan' di bidang ekspor. Bahkan tidak tanggung-tanggung, Bapak-bapak ini sudah mengekspor skala kontainer, 1000 ton, yang berarti 1.000.000 kg, dan dilakukan beberapa kali dalam satu bulan selama lebih dari 25 tahun. Terbayang? Ya, ini jumlah sangat besar. 

Tim Rancupid datang ke markas Pak Nursyamsu dan Pak Rachmat di Bogor. Mengobrol, bercerita, dan menyamakan visi, kalau kita ingin ekspor produk Indonesia ke Amerika. Kita ingin 'menjajah' Amerika dengan produk Indonesia yang berkualitas, karena disana laku, dan kita sudah membuktikannya dengan data dan riset. Ternyata Pak Nursyamsu bilang, mengekspor skala kontainer (FULL) via kapal membuat ongkos kirim perbarang hanya sekitar Rp. 5000 perak. WHAT? Lebih murah dari ongkos kirim dari Jakarta ke Bogor. Dan beliau sudah melakukan itu.

Maka kita memutuskan untuk membuat sebuah acara, untuk para pengusaha dan calon pengusaha yang ingin melakukan ekspor, yang ingin sama-sama memasarkan produk Indonesia yang berkualitas tinggi ke luar negri, memenuhi kontainer 1000 ton, agar ongkos kirim jadi murah. Acara ini dihadiri oleh para narasumber yang merupakan praktisi ekspor, praktisi FB Ads yang bisa membantu mengiklankan produk via FB di benua Amerika, dan Rancupid sebagai praktisi Amazon.

Satu hal lagi. Hari ini Rancupid baru selesai meeting dengan tim FDA-Food and Drug Administration atau Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat yang bisa mengguide kita untuk lolos sertifikasi agar bisa masuk ke Amerika. Hal ini memudahkan para pengusaha makanan untuk ekspor. Saya sendiri sangat antusias dengan hal ini mengingat Indonesia sangat kaya dengan cemilan enak dan kopi terbaik.

Oh ya, di poster sebelumnya yang pernah saya share di sosial media, lokasi seminar berada di Hotel Manhattan. Karena kita menerima penawaran yang bagus dari JW Marriot Mega Kuningan, Jakarta Selatan, jadi kita pindah deh. Sampai ketemu ya!
Poster
Reactions:

0 comments:

Follow me

My Trip