Mei 10, 2020

Dear Ramadhan

Ramadhan kali ini sangat berbeda ditengah cobaan terbesar umat manusia, yaitu virus Corona. Tidak bisa beribadah ke mesjid, pertokoan pada tutup, dan banyak sekali karyawan terkena PHK. Padahal biasanya mereka sangat bersemangat untuk bekerja, apalagi sebentar lagi akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Jangankan THR, masih bekerja saja dengan gaji dipotong sudah bagus, apalagi berharap THR turun. Office Boy (outsourcing) di Rancupid terpaksa harus pulang ke kampung karena kehabisan uang untuk membayar kosan dan untuk makan. Dia sampai pinjam uang untuk membayar biaya hidup dan ongkos pulang. Sedih memang, tapi beginilah kehidupan saat ini.

Saya jadi ingin membahas beberapa hal dari sisi bisnis di perusahaan dan apa yang sedang terjadi saat ini. Semoga bisa bermanfaat ya. Mari disimak!

1. Bisnis Rancupid
Beberapa kali saya mendapat pesan Whatsapp dari teman-teman yang bertanya tentang bagaimana bisnis Rancupid disaat ini? Mungkin perhatian mereka pada Rancupid Travel karena memang teman-teman lebih tahu Rancupid Travel daripada apa core business Rancupid sendiri. Jujur aja untuk travel memang sama sekali tidak ada pesanan. Kalau memang bisnis kita bergantung pada travel, mungkin Rancupid sudah gulung tikar sejak awal Maret 2020 yang lalu. Tapi Rancupid Travel hanya salah satu divisi di Rancupid Group, sehingga dari Group Company sendiri bisa melakukan subsidi silang.

Bagaimana di Rancupid Group? Alhamdulillah kita bahkan sampai mencetak rekor karena penjualan di Amazon meningkat sangat tajam, di seluruh dunia. Kita sendiri sampai heran. Kenapa peningkatan penjualan bisa se-signifikan ini😱😱😱? Orang-orang di seluruh dunia ternyata berpikir untuk belanja online selagi mereka diisolasi atau karantina di rumah. Apalagi untuk negara-negara yang sudah memberlakukan lock down lebih dulu sebelum Indonesia mengenal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Jadi teringat betapa sulitnya membangun perusahaan selama tiga tahun ini. Walaupun penjualan terus ada di Amazon, kadang ada saja waktu dimana kita sulit sekali menutupi biaya operasional perusahaan. Menurut saya bahkan semester 2 tahun 2019 adalah periode terburuk dalam kondisi keuangan perusahaan. Saat itu, kondisi mental dan emosi sangat diuji. Ntah berapa Amazon sudah pernah suspended, duit tertahan, cash-flow hancur, bahkan duit pribadi pun mulai menipis. Tapi saya selalu berusaha menyemangati Rancupiders (teman-teman, karyawan, subcon, partner, freelancers, di dalam Rancupid) untuk bersabar. Mereka pasti susah dengan kondisi keuangan seperti ini, tapi mungkin karena mereka juga menjaga perasaan saya, sehingga mereka tidak ada satu pun yang protes. Kita tetap main bareng, nongkrong, tanpa sama sekali membahas bagaimana prospek Rancupid ke depan karena saya sendiri sebenarnya sudah sangat khawatir. 
Whatsapp status sejak beberapa tahun ini
Kalau dipikir-pikir sekarang, mungkin ini hikmah dari kesabaran dan jawaban dari doa-doa. Pantas saja Allahﷻ menyebutkan banyak kata sabar dalam Al-Qur'an karena memang hikmah dari sabar itu tidak disangka-sangka. Sebagai seorang muslim yang baik juga hendaklah kita harus optimis kalau keadaan pasti akan membaik. Dengan demikian kita dapat terus berusaha semaksimal mungkin, berdoa, dan bersabar. Semoga keadaan akan selalu baik-baik saja.

"Mukmin (orang yang beriman) yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Pada diri masing-masing memang terdapat kebaikan. Capailah dengan sungguh-sungguh apa yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu menjadi orang yang lemah. Apabila kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan; ‘Seandainya tadi saya berbuat begini dan begitu, niscaya tidak akan menjadi begini dan begitu’. Tetapi katakanlah; ‘lni sudah takdir Allah dan apa yang dikehendaki-Nya pasti akan dilaksanakan-Nya. Karena sesungguhnya ungkapan kata ‘kalau’ (seandainya) akan membukakan jalan bagi godaan setan.” (Hadits Riwayat Muslim dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu, Shahîh Muslim, juz VIII, hal. 56, hadits no. 6945)"

2. Perekonomian di Indonesia
Saya memang bukan ahli ekonomi, hanya seorang lulusan IT. Di bulan Maret kemarin Rancupiders sangat disibukkan dengan orderan membludak, bahkan sampai beberapa dari kami jadi jatuh sakit karena kelelahan. Saya sendiri sampai demam karena Amazon saya suspend ditengah orderan sebanyak ini. Saya jadi tidak nafsu makan, mulai merasa bosan di rumah, dan jadi malas kerja. Alhamdulillah kondisi seperti itu pada diri saya tidak berlangsung lama karena Amazon di Rancupid sangat banyak untuk tidak diurusi sama CEOnya. Mungkin mood saya kembali setelah seminggu, dan saya kembali giat bekerja. Saya mengambil sisi positif dari Amazon suspend dengan bersabar dan berprasangka baik pada Allah subhanahu wata'ala, bahwa semua kejadian sudah digariskan dan pasti ada hikmah di balik semua ini. Saya juga sangat optimis kalau Amazon ini akan segera buka.

Sampai saya mendapat pesan Whatsapp lagi dari seorang teman yang mengatakan dia nyaris di Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Saya kaget. Hah😱😱? Separah itukah? Awalnya saya masih menenangkan dia bahwa tidak akan ada PHK. Lalu ada teman saya juga ngeWhatsapp kalau dia tidak akan menerima THR dan gaji dipotong. Disitu saya mulai was-was terhadap apa yang sedang terjadi sekarang. Sampai saat saya membaca sebuah artikel bahwa Traveloka sudah melakukan PHK terhadap 100 orang karyawan atau 10% dari total karyawan, dan karyawan reguler hanya mendapatkan separuh gaji mereka.
Rangkuman berita di media
Tidak berhenti disitu saja. Mc. D Sarinah berhenti beroperasi. Walaupun hal ini dikarenakan ada perubahan strategi bisnis dari pihak manajemen Sarinah, tapi untuk sebuah resto yang sudah ada selama 30 tahun, kita bisa menerka-nerka kenapa🤔. Kemudian Airy Rooms, Startup yang juga merupakan mitra bisnis Traveloka akan tutup permanen pada 31 Mei 2020 nanti. Dilanjutkan dengan AirBnB yang telah melakukan PHK pada 1900 karyawan, OYO merumahkan karyawan di seluruh dunia, dan KFC yang merumahkan 450 pekerja di Jawa. Forbes Indonesia menuliskan bahwa GDP Indonesia Growth on its weekest since 2001. And it means very very bad😭.Virus ini dampaknya sangat mengerikan. Tingkat kemiskinan di Indonesia bahkan di dunia akan bertambah berkali-kali lipat dalam satu dekade terakhir😭😭😭.
Dari IG ForbesIndonesia
3. Mari Bersedekah
Saya jadi merenungkan kejadian demi kejadian selama Ramadhan ini. Saya mengira Amazon suspend itu sudah akhir dari segalanya. Mungkin karena selama ini seluruh perhatian saya curahkan pada amazon itu dan tiba-tiba suspend. Padahal uangnya paling banyak diantara seluruh Amazon lain. Kalau sekarang jadi berpikir, pada dasarnya rezeki yang ditetapkan Allahﷻ jumlahnya sama. Tinggal bagaimana cara mendapatkannya. Walaupun Amazon suspend, saya tetap dapat gaji dari perusahaan yang lebih dari cukup. Lagian, uang banyak sekarang untuk apa? 

Saya sempat menonton Video Nash Daily kalau sekarang bukan waktunya untuk beli mobil baru, beli tas Gucci, beli baju baru, beli saham, semuanya itu tidak dibutuhkan. Yang benar-benar dibutuhkan sekarang adalah Compassion (belas kasihan/kasih sayang). Kalian bisa melihat videonya di bawah ini kalau membaca blog saya dari laptop (kalau dari hp harus di set desktop version), agar membuka pikiran kita semua tentang apa yang sedang terjadi saat ini.

Coba lihat di indonesiadermawan.id dan kitabisa.com, ntah berapa banyak campaign untuk berbuat baik untuk sesama. Kita juga bisa berbagi sembako ke tukang kebun, tukang parkir, satpam komplek, dan orang-orang yang sangat berdampak saat pandemi ini terjadi. Apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Rasullulah ﷺ saja menjadi lebih dermawan di kala Ramadhan, masa' kita enggak? Kalau bisa, buat teman-teman yang masih punya penghasilan besar, mungkin ini saatnya untuk menyisihkan sedikit penghasilan untuk membantu sesama. Kalian tenang saja, harta kita tidak akan berkurang apabila rajin bersedekah. Bahkan akan terus bertambah.

مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنۢبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ 

"Arti: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS Al-Baqarah Ayat 261). "

4. Kegiatan Ramadhan
Selama Ramadhan ini ada beberapa hal yang saya kerjakan.
  • Belajar Bahasa Arab. Saya sudah memantapkan niat untuk belajar Bahasa Arab ilmu Nahwu di Youtube Ustadz Firanda. Saya termasuk buta dengan bahasa Arab, tapi saya yakin dengan belajar sungguh-sungguh, saya pasti bisa! Biasanya saya memulai nonton Youtube jam 9-10 pagi sampai waktu Zuhur. Tayangannya hanya 1 jam, tapi kadang saya memutar dan mengulangnya karena saya harus mencatat sehingga bisa berlangsung berjam-jam. Kadang ketika adzan Zuhur berkumandangan dan belum selesai, saya lanjut lagi siang atau malam. Pokoknya saya harus bisa! Tulisan arab saya yang di hari pertama belajar amburadul banget, semakin kesini semakin rapi. Ketika sedang membaca Al-Qur'an pun jadi tau kalau ini adalah ism' (kata benda) atau ini adalah fi'il (kata kerja). Yang paling berat mungkin menghafal rumus. Ilmu Nahwu memiliki sangat banyak rumus dan beberapa kali saya kewalahan. Tapi diusahakan saja. Pelan tapi pasti. Supaya lebih semangat, saya mencorat-coret catatan saya dengan pulpen warna-warni biar cantik, hehehe😄.
    Belajar bahasa Arab
  • Menghafal kembali Juz Amma. Katanya, semakin tua otak semakin malas menghafal. Kalau dibilang seperti itu ada benarnya juga sih karena memang jadi lebih susah untuk mengingat dan mengulang. Tapi menurut saya intinya adalah fokus. Semakin dewasa, kita memiliki banyak pikiran dan sulit fokus. Makanya jadi susah menghafal. Jadilah saya melatih diri untuk lebih fokus dan berusaha sedikit demi sedikit untuk menghafal lagi. Dulu hafalan saya banyak. Mungkin karena banyak dosa, jadi hafalan pada hilang. Alhamdulillah sudah lebih dari setengah Ramadhan, banyak hafalan berhasil kembali lagi walaupun agak sulit. Saran saya kalau sedang kerja mending memutar Youtube surah yang ingin di hafal, jadi bisa terngiang-ngiang sehingga lebih cepat bisa terhafal dengan sendirinya.
  • Memperbanyak shalat sunnah. Sewaktu sedang menstruasi dan tidak bisa shalat dan berpuasa, sangat sulit mengulang kembali hafalan Juz Amma karena tidak dipraktekkan langsung saat shalat. Ketika sudah bisa shalat lagi, menghafal jadi lebih enak. Biasanya saya akan mengulang hafalan di shalat-shalat sunnah, sedangkan pada shalat wajib hanya akan membaca surah pendek yang sudah dihafal di luar kepala. Semakin banyak shalat sunnah yang kita kerjakan, maka semakin sering mengulang hafalan. Jadi semakin lancar. Tips dari saya sehari minimal dua ayat dihafal. Kalau ayatnya pendek banget bisa dihafal 3-4 ayat. Nggak usah banyak-banyak, nanti pusing, hehehe😄.
  • 1 hari 1 juz. Sepertinya hal ini sudah dipraktekan oleh banyak orang selama Ramadhan dan selalu harus bisa dilakukan. Minimal mengaji sehari 1 juz supaya bisa khatam selama Ramadhan.
  • Memperbanyak sedekah. Setelah banyak mendengar ceramah ustadz-ustadz sunnah yang mengajarkan untuk memperbanyak sedekah, saya berusaha merutinkannya setiap hari, kecuali lupa. Kondisi seperti ini dimana banyak sekali orang yang berdampak, pasti sangat membutuhkan bantuan kita. Bersedekahlah semampu kita. Kalau memang mampu Rp. 5000, silahkan. Kalau sampai ratusan ribu juga silahkan. Ingatlah ayat Al-Qur'an yang saya tuliskan diatas. Semakin banyak bersedekah, semakin baik. Semakin sempit kondisi kita dan tetap mengusahakan bersedekah, akan lebih baik lagi. Bersedekah tidak perlu menunggu kaya atau sedang senang. Justru dalam kondisi sempit dan tetap bersedekah, pahalanya akan lebih banyak. 
"Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda, “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham“. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seorang yang memiliki dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An Nasai no. 2527 dan Imam Ahmad 2: 379. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)."
 
  • Hampir tidak pernah masak. Berhubung tetangga sering berbagi iftar dan jajanan untuk berbuka puasa sangat bervariatif, jadi untuk sementara saya gantung wajan. Mau masak juga nanti nggak sanggup makan karena makanan terlalu banyak. Pernah sekalinya masak, lalu kekenyangan ketika berbuka dan nggak mood makan malam lagi. Akhirnya jadi disimpan untuk sahur besok.
5. Jadwal Selama Ramadhan
  • Bangun Sahur. Kalau keburu bisa shalat Tahajjud dan Witir. Kalau nggak, paling cuma makan sahur kilat karena sudah mau adzan Shubuh. Kadang di saat sahur masih sempat mengerjakan Amazon.
  • Shalat Shubuh, mengaji, tidur lagi.
  • Bangun, mengurus tanaman dan membereskan halaman, membalas Whatsapp yang biasanya sudah menumpuk, mandi, shalat Dhuha, belajar bahasa Arab sampai Zuhur.
Mengurusi tanaman
  • Biasanya mengulang hafalan di kala shalat sunnah yang mengiringi Shalat Zuhur. Setelah itu mengaji lagi, mengerjakan Amazon, tidur siang.
  • Bangun, shalat Ashar, mengaji, mencari bukaan sambil ngabuburit. Kadang nonton Youtube, kadang jalan-jalan keliling komplek, atau sekedar melihat-lihat bunga di halaman.
  • Buka puasa, Shalat Maghrib, mengaji dan mengulang hafalan sampai Isya.
  • Makan malam sambil kerja. Kadang mengulang belajar bahasa Arab di Youtube.
  • Shalat Tarawih, lalu tidur.
6. Menu Makanan
  • Sahur : Berhubung saya malas masak pas sahur, jadi biasanya saya makan Muesli. Saya persiapkan Muesli dicampur susu dari semalam, lalu besoknya tinggal disantap. Urutan sahur saya adalah sewaktu bangun langsung minum minyak zaitun dulu. Selanjutnya makan muesli, buah melon, dan kurma. Ditutup dengan minum madu. Tidak lupa banyak-banyak minum air putih. Kalau misalnya sisa makanan ketika berbuka puasa masih banyak, saya masukkan ke dalam kulkas dari semalam. Pas sahur tinggal dihangatkan dengan microwave. Pokoknya saya nggak mau ribet, yang penting makan😆.
  • Berbuka : Biasanya saya makan gorengan dan membuat tenggorokan saya jadi agak sakit sekarang. Mungkin udah beberapa hari di waktu berbuka makannya gorengan terus, jadi nggak enak tenggorokan. Selama ini saya sangat jarang makan gorengan. Biasanya yang saya makan pun gorengan yang saya pesan dari ibu-ibu komplek. Kalau lagi ngabuburit jalan-jalan pakai sepeda motor, saya suka beli es kelapa. Saya minta abangnya jangan memasukkan banyak es batu karena membuat tenggorokan semakin nggak enak.
Tidak lupa beli donat menul😆
  • Makan malam : Kadang makan lontong, kadang makan mie, dan sangat jarang makan nasi. Biasanya makanan berbuka masih banyak banget. Jadi berusaha menghabiskan satu demi satu. Kalau puasa, lambung terasa jadi lebih kecil. Jadi nggak bisa makan dengan porsi yang terlalu banyak.
Sepertinya saya sudah menulis semua cerita selama Ramadhan 1441 H. Walaupun Lebaran masih ada beberapa hari lagi, tapi sepertinya suasananya akan sama saja seperti hari biasa. Tidak ada keseruan seperti tahun-tahun yang lalu, tidak ada keluarga yang saling berkunjung, dan saya sepertinya akan dirumah saja seharian. Rasanya ingin makan lontong dan rendang buatan Mama yang enaknya luar biasa. Tapi apalah daya tidak bisa pulang. Seandainya sekarang kita mampu membeli tiket pesawat kelas bisnis pun tidak akan ada gunanya. Pemerintah menerapkan larangan mudik dan saya tidak bisa pulang ke Aceh.

Semoga tulisan saya diatas dapat menginspirasi kalian semua yang barangkali ada yang mau mengulang hafalan Al-Qur'an atau belajar bahasa Arab. Insya Allah postingan ini ikhlas dan tidak ada unsur riya. Semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah subhanahu wata'ala, semoga pandemi ini segera berakhir, dan kita semua bisa berkumpul dengan keluarga kembali. Semoga Amazon saya yang suspend juga segera buka. Aminnn ya Rabb🤲.
Reactions:

3 comments:

Cipu Suaib mengatakan...

Wah Ramadhannya penuh kegiatan ya Mut, semoga istiqamah belajar bahasa Arab dan tahfidz juz Amma nya ya.

Saya doakan semoga sedekah sedekah yang dilakukan di bulan Ramadhan bernilai berkah. Semoga bisnis Rancupid juga makin lancar, omzet makin banyak dan semua anak bisnisnya kembali beroperasi normal.

Meutia Halida Khairani mengatakan...

Aminn doa2nya Cipu. Semoga berkah Ramadhan juga untuk keluargamu ya :)
Aminn

Ayaa nufus mengatakan...

Barakallah alaik kakaakk 😍😍😍
Semangat kkaaak
See, Allah tidak akan menguji hambanya di luar kemampuan nya, and you always can survive it. Allah is always with you and love you so much 😘😘😘😘😘

Follow me

My Trip